Thursday, June 30, 2005

Sajak: Peristiwa Dalam Kelas

Lama Ideal menyepi, atas sebab yang Ideal sendiri tak pasti kenapa. Apa-apa pun, ini sebuah Sajak yang Ideal karang beberapa ketika dahulu waktu masih di Sunway. Kalau tak silap, sajak ini ditulis waktu kelas Ekonomi syarahan Mr Soma Sundaram.

Dalam kamar itu
Keheningan menyelimuti sebujur tubuh
Minda dan fikiran terpaku kaku
Mata merenung tanpa ekspresi
Sang Jaguh kata terkunci rapat

Kosong...
Yang ada cuma irama tak berlagu
Irama itu mengaluni hati sepi

Bersama irama itu hati nan sepi berlari-lari anak
Semakin irama beralun rancak, semakin laju
Semakin lama, semakin jauh
Jauh ke alam tanpa sempadan
Sesat tak jumpa jalan pulang

Petir berdentum menjerit ke telinga
Telinga memproses sampai ke hati
Hati terpana kaget
Mata mula memancarkan ekspresi...
Gugup...

Lalu aku tersedar...
Pensyarah menjerit memanggil namaku!


6/5/2004 1.20pm

3 comments:

Mohd. Fahmi said...

Petir berdentum menjerit ke telinga
Telinga memproses sampai ke hati
Hati terpana kaget
Mata mula memancarkan ekspresi...
Gugup...

suka dengan baris ini. menarik.


cuma agak terganggu dengan penggunaan titik. walaupun tidak salah, saya sering begitu tak kira sajak siapa pun.

Aidil Khalid said...

Mohd Fahmi,

Sebenarnya ini termasuk antara sajak-sajak awal saya -- yang sekarang ini apabila saya baca semula, rasanya tak layak digelar sajak apalagi puisi. Saya malu apabila membacanya semula. Tapi saya tak padam daripada blog ini, sebab ia sebahagian daripada dokumentasi perjalanan panjang proses kreatif yang saya percaya setiap pengarang pun menempuhinya -- yakni langkah-langkah awal yang sumbang. =)

Mohd. Fahmi said...

benar. saya setuju sangat. saya pun ada menyiarkan beberapa sajak awal di blog esasterawan.

saya pun ada menulis sajak sewaktu dalam kelas. rasanya ada tersiar di Tunas Cipta beberapa tahun dulu. kalau tak silap tahun 2004, tajuk Kantuk.

hahaha, dalam kelas pun boleh tulis sajak.

  © Blogger template 'Morning Drink' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP