Saturday, July 07, 2012

Editing

Saya tidak tahu, tetapi saya mengagak: barangkali, pengarang yang particular ketika menulis, termasuk dalam hal-hal kecil seperti perletakkan tanda bacaan – hingga dia barangkali boleh hafal di mana dia meletakkan koma; atau di mana dia menandakan titik dua bertindih; juga di mana dia tidak meletakkan sebarang tanda bacaan – pengarang jenis ini akan berasa sakit apabila editor yang mengedit karyanya boleh memandai-mandai menjungkir-balikkan atau menambah atau menukar tanda bacaan pada karyanya. Katakan saja daripada titik dua bertindih ditukarnya kepada semicolon, misalnya, atau menambah entah apa lainnya pada tempat-tempat yang tidak sepatutnya, tanpa terlebih dahulu sekurang-kurangnya bertanya kepada pengarang untuk kepastian. Editor jenis ini, saya kira, patut dihukum gantung sampai berhenti. Editor kangkung jenis ini juga, mungkin, dia sebenarnya tidak tahu pun beza fungsi dan peranan di antara titik dua bertindih dengan semicolon -- maka kerana itu dia boleh sewenang-wenangnya mengubah sesuka hati seolah-olah itu adalah karyanya sendiri. Maka editing jenis ini, saya fikir, tidak sesuai dipanggil editing, sebaliknya lebih cocok kalau dipanggil destroying. Dan hasil 'destroying' seperti ini tentulah lebih layak untuk dibuang ke dalam tong sampah sahaja daripada dibaca.

Tetapi saya tidak tahu, mungkin masalah ini cuma dihadapi oleh jenis pengarang yang particular sahaja. Atau istilah mereka, pengarang yang difficult, yang, pada mereka lagi, tidak perlu pun dilayan bebelannya sebab dia hanya pengarang picisan yang tak ada nama, dan oleh itu hatta untuk memberikan pruf akhir kepadanya untuk diperiksa sebelum dicetak pun tidak perlu, walaupun hal tersebut sebenarnya ada diperuntukkan di dalam perjanjian penerbitan.

Gambar di atas adalah salah satu contoh, daripada sekian banyak hasil 'destroying' editor yang tergolong dalam jenis yang disebutkan di atas. Perkataan asal yang digunakan oleh pengarang, saya dimaklumkan, adalah 'mencatit'. Perkataan ini, saya difahamkan lagi, ada dan wujud, bahkan terakam pula di dalam Kamus Dewan sebagai pilihan alternatif kepada 'mencatat'.  Tetapi cik puan editor yang merasakan bahawa dia berhak untuk mengubah sesuka hatinya seolah-olah itu adalah karyanya sendiri, telah memilih untuk mengubah perkataan 'mencatit' itu kepada 'mencatat'. Saya tidak tahu apa alasannya. Mungkin dia jenis editor yang konpius, yang keliru menyangkakan itu adalah karyanya sendiri dan bukan karya tuan pengarang. Tetapi kerana dia editor kangkung yang tak tahu membezakan di antara tangan kanannya dengan tangan kirinya, maka dia pun secara cincai-boncai membuatnya menjadi 'mencatast'. Memang cantik sungguh hasil 'destroying' beliau.

2 comments:

gw2 gold said...

Tetapi saya tidak tahu, mungkin masalah ini cuma dihadapi oleh jenis pengarang yang particular sahaja. Atau istilah mereka, pengarang yang difficult, yang, pada mereka lagi, tidak perlu pun dilayan bebelannya sebab dia hanya pengarang picisan yang tak ada nama, dan oleh itu hatta untuk memberikan pruf akhir kepadanya untuk diperiksa sebelum dicetak pun tidak perlu, walaupun hal tersebut sebenarnya ada diperuntukkan di dalam perjanjian penerbitan.cheap gw2 gold
http://www.gogw2.com/

IBU PUSPITA said...

Saya ingin berbagi cerita kepada anda bahwa saya ini IBU PUSPITA seorang TKI dari malaysia dan secara tidak sengaja saya buka internet dan saya melihat komentar ibu hayati yg dari honkong tentan MBAH KABOIREN yg telah membantu dia menjadi sukses dan akhirnya juga saya mencoba menghubungi beliau dan alhamdulillah beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor toto 6D dan alhamdulillah itu betul-betul terbukti tembus,kini saya sangat berterimakasih banyak kepada MBAH KABOIRENG dan jika anda ingin seperti saya silahkan hubungi MBAH KABOIRENG di 085-260-482-111,saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui MBAH KABOIRENG saya juga sudah bisa sesukses ini dan jangan mudah percaya kepada MBAH yg lain selain MBAH KABOIRENG karna saya juga pernah mengalami yg namanya dibohongin sama para normal yg lain,ini bukan rekayasa dari saya melainkan ini kisah nyata dari seorang TKI,jangan ada percaya klau ada yg memakai pesan ini klau bukan atas nama saya krna itu cuma bohan dan ini resmi saya yg menulis.Untuk yg punya rum erimakasih atas tumpangannya. KLIK _ GHOB _ 2D 3D _ 4D _ 6D _ DISINI












Saya ingin berbagi cerita kepada anda bahwa saya ini IBU PUSPITA seorang TKI dari malaysia dan secara tidak sengaja saya buka internet dan saya melihat komentar ibu hayati yg dari honkong tentan MBAH KABOIREN yg telah membantu dia menjadi sukses dan akhirnya juga saya mencoba menghubungi beliau dan alhamdulillah beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor toto 6D dan alhamdulillah itu betul-betul terbukti tembus,kini saya sangat berterimakasih banyak kepada MBAH KABOIRENG dan jika anda ingin seperti saya silahkan hubungi MBAH KABOIRENG di 085-260-482-111,saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui MBAH KABOIRENG saya juga sudah bisa sesukses ini dan jangan mudah percaya kepada MBAH yg lain selain MBAH KABOIRENG karna saya juga pernah mengalami yg namanya dibohongin sama para normal yg lain,ini bukan rekayasa dari saya melainkan ini kisah nyata dari seorang TKI,janan ada percaya klau ada yg memakai pesan ini klau bukan atas nama saya krna itu cuma bohon dan ini resmi saya yg menulis.Untuk yg punya rum erimakasih atas tumpangannya. KLIK _ GHOB _ 2D 3D _ 4D _ 6D _ DISINI

  © Blogger template 'Morning Drink' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP